Ambisiku

Selasa, 18 Oktober 2011

Kebahagiaan Keluarga Rasululloh Saw

"Wahai bibi..tolong ceritakan kepadaku bagaimana kalian membina rumah tangga?"
pertanyaan itu diungkap oleh Urwah,kemenakan Aisyah ra yg melontarkan pertanyaan pd aisyah ra.saat itu Urwah menemani hari2 Aisyah yg sedang berkabung sejak sepeninggal Rasululloh kepangkuan sang khalik.
Sambil trsenyum getir,Aisyah mencoba mengulangi kenangan indah yg paling berkesan.saat ia masih menjadi istri baginda Rasululloh saw.
Aisyah berkata "Demi Alloh,wahai kemenakanku..sungguh kami pernah melihat bulan sabit berganti dilangit tiga kali berturut turut dua bulan,selama itu tak pernah tungku api menyala.."
mulanya Urwah kaget dan berkata "wahai bibi,bagaimana kalian bisa bertahan hidup bila sedemikian??"
Aisyah menjawab"dengan dua benda hitam yaitu kurma dan air tidak jernih,namun trkadang tetangga Rosul dari golongan ansor yg memiliki domba suka memberi susu pd kami untuk diminum,"

Subhanalloh...itulah kebahagiaan keluarga bumi berhati langit.ketiadaan materi tak membuat mereka panik,berespon keras atau meminta cerai pd Rosululloh saw.
Bila hidup ini telah dipertontonkan oleh Alloh pd umat dan kita smua bahwa pilihan hidup bahagia tak berlandaskan materi.
Dalam surat At Thalaq ayat 3:
Alloh berfirman,Dan dia memberinya rijki dari arah yg tak disangka2 dan barang siapa bertawakal pd Alloh niscaya Alloh cukupkan keperluanya,sesungguhnya Alloh melaksanakan urusan yg dikehendakinya,sesungguhnya Alloh telah mengadakan ketentuan bagi disetiap sesuatu.."

keluarga Muhammad tak pernah memiliki nafkah yg cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari hari mereka.tapi kehidupan mereka berjalan mulia,keharmonisanpun masih tetap mereka miliki.
Jika mereka bisa hidup tanpa keberadaan nafkah,tanpa keberadaan materi yg brlimpah,bagaimana dengan kita??
Semoga kita bisa meneladani sosok Junjungan Mulia Rosululloh saw..
Amin ya Robb..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Trims saran dan komentarnya