"Wahai bibi..tolong ceritakan kepadaku bagaimana kalian membina rumah tangga?"
pertanyaan itu diungkap oleh Urwah,kemenakan Aisyah ra yg melontarkan pertanyaan pd aisyah ra.saat itu Urwah menemani hari2 Aisyah yg sedang berkabung sejak sepeninggal Rasululloh kepangkuan sang khalik.
Sambil trsenyum getir,Aisyah mencoba mengulangi kenangan indah yg paling berkesan.saat ia masih menjadi istri baginda Rasululloh saw.
Aisyah berkata "Demi Alloh,wahai kemenakanku..sungguh kami pernah melihat bulan sabit berganti dilangit tiga kali berturut turut dua bulan,selama itu tak pernah tungku api menyala.."
mulanya Urwah kaget dan berkata "wahai bibi,bagaimana kalian bisa bertahan hidup bila sedemikian??"
Aisyah menjawab"dengan dua benda hitam yaitu kurma dan air tidak jernih,namun trkadang tetangga Rosul dari golongan ansor yg memiliki domba suka memberi susu pd kami untuk diminum,"
Subhanalloh...itulah kebahagiaan keluarga bumi berhati langit.ketiadaan materi tak membuat mereka panik,berespon keras atau meminta cerai pd Rosululloh saw.
Bila hidup ini telah dipertontonkan oleh Alloh pd umat dan kita smua bahwa pilihan hidup bahagia tak berlandaskan materi.
Dalam surat At Thalaq ayat 3:
Alloh berfirman,Dan dia memberinya rijki dari arah yg tak disangka2 dan barang siapa bertawakal pd Alloh niscaya Alloh cukupkan keperluanya,sesungguhnya Alloh melaksanakan urusan yg dikehendakinya,sesungguhnya Alloh telah mengadakan ketentuan bagi disetiap sesuatu.."
keluarga Muhammad tak pernah memiliki nafkah yg cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari hari mereka.tapi kehidupan mereka berjalan mulia,keharmonisanpun masih tetap mereka miliki.
Jika mereka bisa hidup tanpa keberadaan nafkah,tanpa keberadaan materi yg brlimpah,bagaimana dengan kita??
Semoga kita bisa meneladani sosok Junjungan Mulia Rosululloh saw..
Amin ya Robb..
Jadi istri yang berprestasi pasti membanggakan.apalagi prestasinya mendapat prestasi abadi yaitu surga. Semoga segala aktifitas kita membuahkan prestasi yang bermanfaat untuk manusia,agama dan bangsa. Insya Alloh
Ambisiku
Selasa, 18 Oktober 2011
Senin, 03 Oktober 2011
Peran Kita Dalam Rumah Tangga
Alloh menganugrahkan pd kita organ hati/qolbu,itulah yg menjadikan sumber kebahagiaan maupun kesedihan.kalau kita mampu mengelolanya maka akan dapat kebhagiaan hidup.namun kadang manusia trutama wanita sering trpedaya oleh dunia,hingga wanita yg masih ABG istilahnya,trpaksa menikah dini tanpa bekal ilmu prnikahan maupun finansial karena hamil duluan..naudzubillah...seorang istripun bisa trpedaya hingga melupakan perannya sbagai istri dan ibu dari anak2nya.
Hal2 yg memprdayakan istri misalnya kECANTIKAN/KEINDAHAN,kita tdk memungkiri keindahan Alloh.tapi kalau tdk mampu mensyukuri maka akn tdk brguna.
Lalu KECINTAANYA,punya prhiasan emas dan perak,baju yg lbh bnyak dari suami.itu smua harus diwaspadai karena akan merugikan kita kalo tdk disyukuri.
Atau KEINGINAN,keinginan2 pd wnta akan mengelincirkan dirinya dan itu trjadi cendrung pd wnta,karena ingin diprhatikan suami,ingn tenar dll.
Kita trkait oleh orglain,kita sbagai hamba Alloh banyak peran.peran sebgai ibu,istri dan peran sosial.kita memahami peran kita makan akan memahami fungsi dan posisi kita.kita juga tdk sndirian melakukan peran,kit butuh fatner karena peran kita tdk bsa diwakilkan.
Peran ibu akan sukses bla ditopang peran ayah yg optimal,bgtupun sebaliknya.saat kita memiliki hambatan kita pasti membtuhkan fatner kita dan evaluasi.dan Alloh tdk pernah salah dlm membri peran.ada hal yg bsa kita lakukan dngan optimal dngan bantuan Alloh dan fatner,maka akan melahirkan kekuatan saat melakukan peran sbgai ibu yg baik akan melahirkan anak yg soleh.keberadaan suami menunjukan ksuksesan istri yg baik.smakin bnyak peran maka smakin bnyak peluang pahala buat kita.
Saat kita lari dari peran kita,berarti meninggalkn peran kita,dan membrikan beban pd anak dan suami.saat kita menerima peran dngan baik maka itulah prestasi yg baik.tak ada maksud dari Alloh drpd peran itu kecuali utk menaikan derajat kita.jadi jangan ada peran yg kita sesali walaupun berat,tapi pahalanxa besar dr Alloh.
Jadilah orang yg paling bnyak manfaatnya dan jadi mujahid yg sejati dngan brsyukur menerima peran.
Semangat para muslimah,keep istiqomah!
Hal2 yg memprdayakan istri misalnya kECANTIKAN/KEINDAHAN,kita tdk memungkiri keindahan Alloh.tapi kalau tdk mampu mensyukuri maka akn tdk brguna.
Lalu KECINTAANYA,punya prhiasan emas dan perak,baju yg lbh bnyak dari suami.itu smua harus diwaspadai karena akan merugikan kita kalo tdk disyukuri.
Atau KEINGINAN,keinginan2 pd wnta akan mengelincirkan dirinya dan itu trjadi cendrung pd wnta,karena ingin diprhatikan suami,ingn tenar dll.
Kita trkait oleh orglain,kita sbagai hamba Alloh banyak peran.peran sebgai ibu,istri dan peran sosial.kita memahami peran kita makan akan memahami fungsi dan posisi kita.kita juga tdk sndirian melakukan peran,kit butuh fatner karena peran kita tdk bsa diwakilkan.
Peran ibu akan sukses bla ditopang peran ayah yg optimal,bgtupun sebaliknya.saat kita memiliki hambatan kita pasti membtuhkan fatner kita dan evaluasi.dan Alloh tdk pernah salah dlm membri peran.ada hal yg bsa kita lakukan dngan optimal dngan bantuan Alloh dan fatner,maka akan melahirkan kekuatan saat melakukan peran sbgai ibu yg baik akan melahirkan anak yg soleh.keberadaan suami menunjukan ksuksesan istri yg baik.smakin bnyak peran maka smakin bnyak peluang pahala buat kita.
Saat kita lari dari peran kita,berarti meninggalkn peran kita,dan membrikan beban pd anak dan suami.saat kita menerima peran dngan baik maka itulah prestasi yg baik.tak ada maksud dari Alloh drpd peran itu kecuali utk menaikan derajat kita.jadi jangan ada peran yg kita sesali walaupun berat,tapi pahalanxa besar dr Alloh.
Jadilah orang yg paling bnyak manfaatnya dan jadi mujahid yg sejati dngan brsyukur menerima peran.
Semangat para muslimah,keep istiqomah!
Minggu, 02 Oktober 2011
Rumahku Arena Tinju
Ketika aku menonton televisi,ada saja adegan penyiksaan,kekerasan pada pasangannya.bahkan nyata dilingkunganku juga..mayoritas wanita yg jadi sasaran.bahkan kekerasan itu dilakukan oleh orang yg seharusnya wajib melindunginya(suami).
Tidak jauh,tetanggaku sendiri.seorang istri disiksa suaminya,bahkan anak2nyapun ikut menyiksanya,,alasanya satu si istri ini belum becus mengatur keuangan sampe punya hutang banyak..
Tapi apa harus menyiksanya? Apa dibenarkan oleh agama dan negara anak2nyapun ikut menyiksanya???naudzubilahi mindzalik....padahal mereka lahir dri rahimnya,bahkan disebutkan 3x oleh Rasululloh saw bakti kita kepda ibu ketimbang ayah...
Dulu ketika aku ngontrak (skarang tinggal dirmh ortuku lagi),,disebelah kamar kontrakanku ada spasang suami istri(entah sah atau tidak) karena masih muda2,dan aku dengar yg punya kontrakan tdk brhasil meminta surat nikah mereka.tiap malam,aku slalu trganggu oleh suara gaduh mereka,apalagi sekatnya dari triplek..bahkan pmbicaraan,tangisan,mengaduh,suara pukulan jelas trdengar ditelingaku.aku branikan mengedor kamarnya dan menanyakan apa yg trjadi.tapi suaminya bilang tdk ada apa2,jangan ikut campur.aku penasaran aku yakin ada penyiksaan didalam..paginya penasaranku trjawab,aku liat istrinya keluar dngan wajah lebam,bibirnya nyaris sobek..ya Alloh,miris,emosi aku melihatnya...trnyata rumah idaman suami istri tak sdikit menjadi arena tinju.
Banyak bentuk kekerasan,yaitu:
1.Kekerasan Fisik.
Yaitu kekerasan yg dilakukan sebagai obyeknya fisik sprti pukulan,tamparan,at tendangan yg dampaknya akan cacat atau trauma.
2.Kekerasan psikologis(emosi).
Jadi sikorban merasa trtekan,mrasa tak brharga karena menerima kata2 yg slalu menyakiti,menyudutkan,menghina.
Dampaknya akn trbunuh karakternya.akhirnya timbul stres & tdk percaya diri.
3.Kekerasan Seksual.
Kekerasan seksual umumnya dilakukan suami pd istrinya..tpi skarng bnyak juga menimpa anak2nya.seorang istri akan merasa diprkosa oleh suaminya adanya ketrpaksaan.
Contoh: suami radikal brhub intim dngan istrinya dan tak dinafkahi kebtuhan btin.
Kenapa kekerasan trjadi trus2n ??
-karena sikorban slu tak buka mulut,karena ia pikir yg melakukan adlh suamimya dan aib bla diceritakan.
-slu brpikir bhwa itu ujian.padahal itu kedzaliman,wajib membela hak2 kita.
-masyarakat yg apatis.
-belum ada undang2 yg traplikasikan.
Sadarlah hai para istri,,,
Tidak jauh,tetanggaku sendiri.seorang istri disiksa suaminya,bahkan anak2nyapun ikut menyiksanya,,alasanya satu si istri ini belum becus mengatur keuangan sampe punya hutang banyak..
Tapi apa harus menyiksanya? Apa dibenarkan oleh agama dan negara anak2nyapun ikut menyiksanya???naudzubilahi mindzalik....padahal mereka lahir dri rahimnya,bahkan disebutkan 3x oleh Rasululloh saw bakti kita kepda ibu ketimbang ayah...
Dulu ketika aku ngontrak (skarang tinggal dirmh ortuku lagi),,disebelah kamar kontrakanku ada spasang suami istri(entah sah atau tidak) karena masih muda2,dan aku dengar yg punya kontrakan tdk brhasil meminta surat nikah mereka.tiap malam,aku slalu trganggu oleh suara gaduh mereka,apalagi sekatnya dari triplek..bahkan pmbicaraan,tangisan,mengaduh,suara pukulan jelas trdengar ditelingaku.aku branikan mengedor kamarnya dan menanyakan apa yg trjadi.tapi suaminya bilang tdk ada apa2,jangan ikut campur.aku penasaran aku yakin ada penyiksaan didalam..paginya penasaranku trjawab,aku liat istrinya keluar dngan wajah lebam,bibirnya nyaris sobek..ya Alloh,miris,emosi aku melihatnya...trnyata rumah idaman suami istri tak sdikit menjadi arena tinju.
Banyak bentuk kekerasan,yaitu:
1.Kekerasan Fisik.
Yaitu kekerasan yg dilakukan sebagai obyeknya fisik sprti pukulan,tamparan,at tendangan yg dampaknya akan cacat atau trauma.
2.Kekerasan psikologis(emosi).
Jadi sikorban merasa trtekan,mrasa tak brharga karena menerima kata2 yg slalu menyakiti,menyudutkan,menghina.
Dampaknya akn trbunuh karakternya.akhirnya timbul stres & tdk percaya diri.
3.Kekerasan Seksual.
Kekerasan seksual umumnya dilakukan suami pd istrinya..tpi skarng bnyak juga menimpa anak2nya.seorang istri akan merasa diprkosa oleh suaminya adanya ketrpaksaan.
Contoh: suami radikal brhub intim dngan istrinya dan tak dinafkahi kebtuhan btin.
Kenapa kekerasan trjadi trus2n ??
-karena sikorban slu tak buka mulut,karena ia pikir yg melakukan adlh suamimya dan aib bla diceritakan.
-slu brpikir bhwa itu ujian.padahal itu kedzaliman,wajib membela hak2 kita.
-masyarakat yg apatis.
-belum ada undang2 yg traplikasikan.
Sadarlah hai para istri,,,
Sabtu, 01 Oktober 2011
Hikmah ketika sakit dan hikmah ketika dihina
Aku tdk bisa tidur..buka facebook agak membosankan.apalagi setelah aku bikin status judul blogku AMBISI MUSLIMAH BERPRESTASI.
Mendengar kata ambisi,seakan aku ini seorg ambisius,padahal bukan begitu.awalnya aku slu gagal posting blog,lalu aku membaca sbuah artikel tentang judul blog yg bsa dicari di google.jadi judulnya katanya harus unik,menarik peminat pmbaca maupun pngunjung blog kita.maka munculah ide judul Ambisi muslimah brprestasi.padahal isi tulisanya jauh dri sikap ambisius..tpi aku juga tak menyalahkan org2 yg protes difacebookku..
Cukuplah ambisi itu untukku..jujur aku ingn merubah nasib jdi lebih baik,ingn membhagiakan keluargaku at kalau bsa ingin membantu ekonomi keluarga yg serba pas2an...rezeki memang Alloh yg atur tapi tanpa usaha rezeki tdk akan dngan sndirinya.smentara smenjak sakit kista,aku tdk bisa lgi duduk lama2 mengerjakan memayet kaya dulu lgi...kerja kepabrikpun mentok karna usia...jualanpun harus punya modal dulu...makanya keseharianku hnya menulis difb dan blog ini dngan modal hp jadul..
Ortuku memanjakanku utk tdk mengerjakan apapun,begtupun suamiku..katanya lebih baik papa yg masak,cuci piring,karna papa tdk punya uang untuk biaya Rmhsakit bla pnyakitku kambuh lagi.maka aku turuti mereka,lalu aku gunakan kesmpatan ni untuk belajar membuat artikel at tulisan2 yg hanya aku kuasai,karena ilmuku masih kekurangan...
Jujur,aku ingin jadi penulis.meski tdk seperti Asma Nadia atau Andrea hirata..tapi aku merasa lega bila sdh menulis 2-3 artikel.aku ingin menjadi istri yg brprestasi setidaknya untuk suamiku..hinaan dari kerabat karna kemiskinanku,aku jadikan penyemangat hidupku untk berkarya...insya Alloh.
Mendengar kata ambisi,seakan aku ini seorg ambisius,padahal bukan begitu.awalnya aku slu gagal posting blog,lalu aku membaca sbuah artikel tentang judul blog yg bsa dicari di google.jadi judulnya katanya harus unik,menarik peminat pmbaca maupun pngunjung blog kita.maka munculah ide judul Ambisi muslimah brprestasi.padahal isi tulisanya jauh dri sikap ambisius..tpi aku juga tak menyalahkan org2 yg protes difacebookku..
Cukuplah ambisi itu untukku..jujur aku ingn merubah nasib jdi lebih baik,ingn membhagiakan keluargaku at kalau bsa ingin membantu ekonomi keluarga yg serba pas2an...rezeki memang Alloh yg atur tapi tanpa usaha rezeki tdk akan dngan sndirinya.smentara smenjak sakit kista,aku tdk bisa lgi duduk lama2 mengerjakan memayet kaya dulu lgi...kerja kepabrikpun mentok karna usia...jualanpun harus punya modal dulu...makanya keseharianku hnya menulis difb dan blog ini dngan modal hp jadul..
Ortuku memanjakanku utk tdk mengerjakan apapun,begtupun suamiku..katanya lebih baik papa yg masak,cuci piring,karna papa tdk punya uang untuk biaya Rmhsakit bla pnyakitku kambuh lagi.maka aku turuti mereka,lalu aku gunakan kesmpatan ni untuk belajar membuat artikel at tulisan2 yg hanya aku kuasai,karena ilmuku masih kekurangan...
Jujur,aku ingin jadi penulis.meski tdk seperti Asma Nadia atau Andrea hirata..tapi aku merasa lega bila sdh menulis 2-3 artikel.aku ingin menjadi istri yg brprestasi setidaknya untuk suamiku..hinaan dari kerabat karna kemiskinanku,aku jadikan penyemangat hidupku untk berkarya...insya Alloh.
Jadi Muslimah Yang Tegar
Manusia diuji dengan 2 hal yaitu dngan kebaikan dan kesusahan.dua hal itu akan brlaku sepnjang masa takan berubah.hanya saja manusia mengira itu ujian,padahal harta,istri cantik,suami ganteng,anak cerdaspun ujian.
Bagi Alloh sangat mudah hari ini bahagia besok bisa berubah.maka kita harus mempersiapkan hal itu.Rosululloh Saw dan sahabatpun banyak ujiannya tapi mereka begitu tegar menghadapinya karena mereka taruhanya bukan sekedar harta tapi jiwa.
Seperti Khadijah ra..beliau kaya,pintar,dermawan,sukses.tapi kalau dilihat perjalanan hidupnya jauh lebih berat.beliau tetap tegar dalam perannya.semoga aku ditakdirkan menjadi wanita yg tegar menghadapi liku dan terjalnya kehidupan dan biduk rumah tanggaku.
Kunci Rahasia agar tetap tegar:
1.Punya keimanan.
Keimanan yg sempurna itu jika kita melihat sesuatu dngan keimanan maka sesuatu itu akn trlihat ringan.dan jika ada masalah akan membuka tabir lain yaitu Hikmah.bangunlah keimanan dngan bribadah pd Alloh baik yg wajib dan sunah.
2.Mereka punya lingkungan.
Istri harus punya lingkungan yg baik seperti pnya suami soleh dan kesolehanya tak hanya utk dirinya sja tapi bisa mendukung kesolehan istri dan anak2nya.tapi suami istri yg soleha tdk akan bsa menjaga kesolehanya kalau punya komunikasi yg kurang sehat.
3.Mengetahui Segala prioritas.
Sesibuk apapun,tetap harus menjaga keimanan.seperti tetap membimbing istrinya agar sholihah dan tetapkan scara profesional hingga saat Alloh memberi ujian,dia tau apa yg harus dilakukan dan menjadi pribadi muslimah yg tegar...insya Alloh
Semangaaat!
Bagi Alloh sangat mudah hari ini bahagia besok bisa berubah.maka kita harus mempersiapkan hal itu.Rosululloh Saw dan sahabatpun banyak ujiannya tapi mereka begitu tegar menghadapinya karena mereka taruhanya bukan sekedar harta tapi jiwa.
Seperti Khadijah ra..beliau kaya,pintar,dermawan,sukses.tapi kalau dilihat perjalanan hidupnya jauh lebih berat.beliau tetap tegar dalam perannya.semoga aku ditakdirkan menjadi wanita yg tegar menghadapi liku dan terjalnya kehidupan dan biduk rumah tanggaku.
Kunci Rahasia agar tetap tegar:
1.Punya keimanan.
Keimanan yg sempurna itu jika kita melihat sesuatu dngan keimanan maka sesuatu itu akn trlihat ringan.dan jika ada masalah akan membuka tabir lain yaitu Hikmah.bangunlah keimanan dngan bribadah pd Alloh baik yg wajib dan sunah.
2.Mereka punya lingkungan.
Istri harus punya lingkungan yg baik seperti pnya suami soleh dan kesolehanya tak hanya utk dirinya sja tapi bisa mendukung kesolehan istri dan anak2nya.tapi suami istri yg soleha tdk akan bsa menjaga kesolehanya kalau punya komunikasi yg kurang sehat.
3.Mengetahui Segala prioritas.
Sesibuk apapun,tetap harus menjaga keimanan.seperti tetap membimbing istrinya agar sholihah dan tetapkan scara profesional hingga saat Alloh memberi ujian,dia tau apa yg harus dilakukan dan menjadi pribadi muslimah yg tegar...insya Alloh
Semangaaat!
Langganan:
Postingan (Atom)